Mengenal Jenis Penyakit Mata
Ada banyak hal yang bisa kita pelajari dari berbagai organ tubuh kita. kita harus sedikit banyak tahu tentang organ-organ tubuh kita sehingga kita bisa menjaga kesehatan organ kita. Organ tubuh tidak hanya ada di dalam tubuh yang tak Nampak oleh mata seperti jantung, hati, ginjal, dan yang lainnya, namun kita juga memiliki organ di yang terletak dib again luar tubuh yang dapat kita lihat oleh mata. Salah satunya yaitu mata. Mata memiliki banyak bagian seperti pupil, lensa, kornea, retina, dan lainnya. Mata ini merupakan bagian tubuh yang sangat signifikan karena fungsinya yang sangat penting untuk mendukung aktifitas kita sehari-hari.
Bayangkan jika kita tidak memiliki mata, kita kemudian tidak bisa melihat berbagai objek yang ada di sekitar kita. Ada cukup banyak orang yang memiliki masalah pada mata hingga yang paling parah adalah kebutaan. Oleh karena itu, kita yang masih diberi penglihatan harus selalu bersyukur kepada Tuhan. Penggunaan mata yang mungkin tidak terjaga seperti misalnya membaca sambil tidur, menatap layar laptop atau televisi terlalu lama, bisa menyebabkan mata terforsir dan membuat pandangan mengalami gangguan. Selain itu, ada pula faktor lain yang bisa menyebabkan penyakit mata seperti keturunan atau kecelakaan.
Mengenal lebih jauh tentang mata, ada banyak jenis penyakit pada mata yang banyak ditemukan. Salah satunya adalah rabun dekat. Rabun dekat biasanya diderita oleh orang yang telah berusia lanjut. Faktor umur biasanya menjadi pemicu seseorang mengalami penyakit rabun dekat ini. Menderita rabun dekat berarti tidak bisa melihat terlalu dekat. Harus ada jarak yang lebih untuk melihat suatu objek agar terlihat jelas. Semakin parah rabun dekat yang dialami, semakin penderita membutuhkan jarak yang lebih jauh untuk melihat dengan jelas. Pada rabun dekat ini, pantulan bayangan jatuh di belakang titik retina mata.
Rabun dekat disebut juga hipermetropi atau hipermetropia. Kemudian, penyakit mata yang lebih banyak lagi ditemukan adalah rabun jauh. Rabun jauh biasa disebut juga dengan istilah miopi atau myopia. Orang yang mengalami rabun jauh memiliki gangguan saat melihat benda yang berada terlalu jauh dengan mata. Pandangan penderita rabun jauh akan lebih kabur saat melihat benda jauh. Oleh karena itu, penderita membutuhkan jarak yang lebih dekat untuk bisa melihat suatu objek dengan jelas. pada mata yang mengalami rabun dekat, bayangan dipantukan di depan titik retina.
Untuk penderita rabun dekat atau rabun jauh, mereka bisa menggunakan alat bantu seperti kaca mata atau lensa kontak. Pada penderita rabun dekat, lensa yang digunakan adalah lensa plus, sedangkan pada penderita rabuh jauh lensa yang dibutuhkan adalah lensa minus. Penggunaan kaca mata atau lensa kontak bisa disesuaikan dengan seberapa parah gangguan yang diderita sehingga bayangan penglihatan bisa dipantulkan tepat pada titik retina dan menghasilkan pandangan yang jelas.
Selain rabun dekat dan rabun jauh, masih ada banyak lagi penyakit mata yang dialami banyak orang. Presbiopi merupakan satu lagi jenis penyakit atau gangguan pada mata yang sering dialami banyak orang. penyakit ini dialami oleh para lansia karena bertambahnya umur dapat mengurangi kemampuan pandangan mata. Presbiopi ini adalah gangguan penglihatan dimana penderitanya memiliki gangguan untuk melihat objek yang dekat dan yang jauh sekaligus. Untuk membantu penglihatan mata presbiopi, digunakan lensa rangkap yang membantu melihat objek yang dekat dan juga bisa membantu melihat objek yang jauh. Masih banyak lagi gangguan pada mata seperti buta warna, katarak, dll.
