Cara Meningkatkan Prestasi Kerja di Perusahaan
Prestasi Kerja – Sebagai seorang karyawan, kita tentu sangat ingin memiliki prestasi kerja di perusahaan tempat bekerja. Ya, dengan memiliki prestasi kerja, perusahaan tentu akan sebisa mungkin mempertahankan Anda untuk berada di perusahaan tersebut. Sebaliknya, jika Anda tidak memiliki prestasi apapun, maka bisa jadi perusahaan akan meminta Anda untuk mengundurkan diri saja atau malah memecat.
Karyawan yang dapat menunjukkan prestasi kerja pada umumnya tetap dipertahankan untuk bekerja karena dianggap sangat dibutuhkan di perusahaan. Namun, prestasi kerja tidak sekedar bisa mengerjakan tugas dengan baik. Jika hanya sekedar melaksanakan apa yang memang sudah menjadi kewajiban tentu bukanlah sesuatu yang istimewa.
Sebaliknya, Anda dikatakan berprestasi jika mampu melaksanakan suatu pekerjaan yang melebihi dari kewajiban Anda seharusnya. Dengan melakukan hal tersebut, perusahaan pasti akan memberikan hadiah sebagai bentuk penghargaan kepada Anda. Memang, sebuah perusahaan tidak akan sewenang-wenang memecat karyawan yang tidak berprestasi, namun tetap dapat bekerja dengan baik.
Perusahaan biasanya juga akan memberikan hadiah atas kerajinan atau jika karyawan dapat meningkatkan penjualan. Meskipun demikian, prestasi kerja akan sangat bermanfaat baik bagi perusahaan maupun bagi diri Anda sendiri. Bisa jadi, Anda mendapat kenaikan jabatan atau gaji. Nah, apa saja yang pada umumnya dijadikan penilaian untuk mendapatkan prestasi kerja? Mari kita simak ulasannya berikut ini!
Penilaian Prestasi Kerja Terhadap Karyawan
Definisi prestasi kerja yang dikemukakan oleh Rao mengarah pada pengaruh signifikan dan kinerja karyawan. Artinya, prestasi kerja dapat terlihat dari keberhasilan atau kegagalan suatu perusahaan. Definisi kedua dikemukakan oleh Kastarini pada tahun 1971. Dia menjelaskan bahwa prestasi kerja dapat diukur dengan menilai kinerja setiap karyawan baik dari segi target atau waktu, ketepatan dan kualitas pekerjaan.
Penilaian prestasi ini tentunya bukan tanpa tujuan apa-apa. Pertama, perusahaan dapat melihat besar atau kecilnya potensi dan kemampuan setiap karyawan. Kedua, perusahaan dapat menilai atau mengukur kesuksesan seorang karyawan sehingga perusahaan dapat memutuskan apakah akan meningkatkan karir karyawan tersebut atau malah memecatnya.
Ketiga, penilaian dilakukan dengan tujuan memberikan penghargaan atau peringatan kepada yang bersangkutan. Penilaian ini dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan prasangka buruk di antara karyawan. Karyawan yang dinyatakan berprestasi tentu bangga dan semakin meningkatkan produktifitas.
Itulah sebabnya, penilaian dan penghargaan prestasi kerja sangat penting diadakan di tiap perusahaan agar karyawan tidak bekerja seadanya, melainkan memiliki target dan mendorong semangat untuk memaksimalkan potensi diri mereka.
Faktor penentu sebagai penilaian dapat dilihat dari dalam maupun luar. Penilaian dari dalam berkaitan dengan tingkat kepribadian karyawan, motivasi, penguasaan emosi, atau bakat. Sedangkan, faktor dari luar adalah lingkungan kerja, peraturan yang berlaku, penghargaan atau peringatan yang dijanjikan.
Bagaimana Cara Meningkatkan Prestasi Kerja?
- Jujur
Tindakan jujur berarti melakukan persaingan secara sehat. Perusahaan sangat membutuhkan karyawan yang jujur. - Supel
Karyawan yang dapat menjaga hubungan baik dengan berbagai masyarakat di perusahaan tidak akan terlepas dari penilaian. - Disiplin
Disiplin dalam berbagai hal, seperti waktu, kewajiban, dan tidak kalah penting adalah pakaian. Jadi, selain memperhatikan hasil pekerjaan, Anda juga harus memperhatikan penampilan Anda sendiri. - Semangat
Karyawan yang bersemangat pada umumnya dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan tepat waktu. Jadi, tingkatkan semangat Anda dalam bekerja! - Kesetiaan
Kesetiaan sangat dibutuhkan oleh semua perusahaan dari karyawannya. Ketidaksetiaan terhadap perusahaan tentu dapat membuat Anda melakukan tindakan yang merugikan. Oleh sebab itu, jaga kesetiaan Anda dari sejak awal Anda bekerja.
Selain sikap di atas, Anda sebaiknya juga memperlihatkan sikap bijaksana dan teliti dalam bekerja. Jadi, bukan hanya memperlihatkan kecerdasan semata atas pendidikan tinggi yang telah ditempuh, tetapi juga menunjukkan kecerdasan dalam hal spiritual dan emosional. Yakinlah, jika Anda dapat melakukan berbagai cara di atas, Anda bisa meningkatkan prestasi kerja!
