Cara Membuat Laporan Kegiatan Kerja
Cara membuat laporan sebenarnya tidak serumit kelihatannya. Namun membuat laporan juga tidak bisa sembarangan, penting untuk memiliki pengetahuan mengenai komponen apa saja yang wajib ada di dalam laporan tersebut.
Membuat Laporan Kegiatan
Di bawah ini adalah cara membuat laporan kegiatan. Laporan kegiatan merupakan karya tulis yang dibuat setelah mengikuti suatu kegiatan, yang dibuat sebagai bukti tanggung jawab pelaksana kegiatan terhadap atasannya.
Mengapa membuat laporan kegiatan adalah penting? Berikut alasannya:
- Sebagai penentu kebijakan atasan;
- Sebagai dasar pengembangan rencana selanjutnya;
- Sebagai analisa hasil-hasil kegiatan;
- Sebagai bukti tertulis mengenai proses kegiatan.
Sebelum mengetahui cara membuat laporan kegiatan, kita harus tahu, ada dua macam laporan kegiatan, yakni menurut segi penyampaian, dan menurut segi tata bahasa.
- Laporan kegiatan menurut segi penyampaian
- Laporan lisan
Laporan lisan adalah laporan kegiatan yang disampaikan secara langsung (lisan), baik dengan bertatap muka, melalui wawancara, ataupun melalui telepon. - Laporan tulisan
Laporan tulisan adalah laporan kegiatan yang disampaikan dalam bentuk tulisan.
- Laporan lisan
- Laporan kegiatan menurut segi tata bahasa
- Tata bahasa populer
Laporan kegiatan menggunakan tata bahasa populer menggunakan tata bahasa yang sederhana dan santai. - Tata bahasa ilmiah
Laporan kegiatan menggunakan tata bahasa ilmiah ini menggunakan tata bahasa yang logis dan sistematis.
Secara sistematis, sebuah laporan kegiatan wajib memiliki unsur-unsur 5W+1H, yakni Who (siapa), What (apa), Why (mengapa), Where (di mana), When (kapan), dan How (bagaimana).
- Tata bahasa populer
Cara Membuat Laporan Kegiatan
Setelah menganalisa 5W+1H, berikut adalah cara membuat laporan kegiatan:
- Pendahuluan
- Latar belakang kegiatan;
- Dasar hukum kegiatan;
- Maksud dan tujuan kegiatan;
- Ruang lingkup.
- Isi Laporan
- Jenis kegiatan;
- Tempat dan waktu;
- Petugas kegiatan;
- Persiapan dan rencana kegiatan;
- Peserta kegiatan;
- Kesulitan dan hambatan;
- Hasil kegiatan;
- Kesimpulan dan saran.
- Penutup
Penutup laporan umumnya bersisi ucapan terima kasih kepada setiap pihak yang telah membantu kelancaran kegiatan, khususnya kepada atasan atau si pemberi mandat, atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kegiatan.
Untuk diingat, dalam membuat laporan kegiatan, pastikan isi laporan singkat, padat, dan jelas, menggunakan bahasa yang formal namun tetap mudah dipahami. Hindari menyampaikan pendapat-pendapat pribadi, serta jangan tinggalkan unsur-unsur penting lainnya, seperti sistematis, akurat, tepat waktu, sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.
Dan untuk membuat laporan menjadi lebih menarik dan lebih bersifat informatif bagi umum, kita bisa menambahkan fakta berupa bukti-bukti hasil kegiatan seperti foto-foto kegiatan, surat-surat keterangan (bila ada), dan lain sebagainya.
Demikian cara membuat laporan kegiatan, selalu perhatikan unsur-unsur penting yang wajib ada di dalamnya. Selamat mencoba!!
